Home > FURNITURE > Pat Gulipat Si Meja Mertua

Pat Gulipat Si Meja Mertua

31 Juli 2010 | 14:38 wib
Karya SMK Pangudi Luhur Muntilan

Semarang, CyberNews. Bagaimana jika undangan jamuan makan dihadiri tamu yang jumlahnya banyak, tapi si tuan murah hanya memiliki meja makan yang kecil, karena rumahnya pun minimalis dan tidak punya banyak tempat? Kini telah ditemukan inovasi baru untuk mengatasi hal tersebut dengan penemuan meja lipat ”Meja Mertua” yang diciptakan oleh siswa SMK Pangudi Luhur Muntilan Magelang.

Meja ini mempunyai fungsi yang minimal dan maksimal, karena akan menjadi meja mini dengan kapasitas 4 orang jika pada bentuk aslinya dengan tinggi 75 cm x lebar 90 cm x 100 cm. Namun akan menjadi meja yang maxi jika sisi kanan dan kirinya ditarik kemudian diangkat bagian bawahnya, dilipat, dibuka ke atas, lalu Bim Salabim meja akan bertambah panjang 39 cm dan dapat bertambah kapasitasnya menjadi 6 orang.

Ketua Kompetensi Teknik Furniture SMK Pangudi Luhur Muntilan, FX Lakon mengatakan, Meja Mertua yang multifungsi ini didesain bagi rumah minimalis supaya tidak menyita tempat karena keterbatasan luas tanah. Mengapa dinamakan Meja Mertua? Dia menjelaskan, nama itu terinspirasi ketika mertuanya datang kerumahnya tidak ada tempat duduk di meja makannya. Sehingga meja lipat tersebut dibuat khusus bagi mertua atau saudara-saudara lainnya jika datang ke rumah.

Pembuatan meja yang berbahan baku kayu mahoni ini membutuhkan waktu seminggu dengan peralatan dari bantuan pemerintah Jerman GTZ kepada SMK RSBI ini. Produk ini terbilang baru karena diproduksi pada bulan April 2010 ini

”Harga meja ini dibandrol seharga Rp 4 jutaan karena rel mejanya saja sudah mahal harganya sekitar Rp 1,5 juta,” ujarnya.

Koordinator pameran dari SMK PL Muntilan Agustinus Heru Mustafa menambahkan, produk ini memang masih terbatas dan dibuat untuk dipamerkan dalam Jambore Teknologi. Desainnya yang simpel tetapi multifungsi diharapkan mampu menarik masyarakat ataupun pengguna lainnya agar menggunakan produk buatan anak-anak SMK ini. Finishing melaminnya pun bisa dipilih sesuai selera. Kalau prototipe yang dipamerkan ini memiliki finishing dengan sentuhan marmer.

Tak hanya meja makan lipat, tetapi juga kursi ”goyang” relaksasi untuk mengendorkan otot-otot yang tegang. Duduk di sini terasa nyaman karena selain memiliki sandaran kaki terpisah yang bisa bergoyang, kursi ini tidak akan jempalik ke belakang jika bergoyang dengan maksimal.

Kepala Dinas Pendidikan Jateng Kunto Nugroho bahkan mengaku sudah membeli kursi inovasi sekolah Pangudi Luhur Muntilan itu tiga kali. Ketika itu modelnya masih belum dimodifikasi sepenuhnya seperti yang sekarang ditampilkan seharga Rp 2 juta.

”Setiap saya beli ibu saya kepengen, sampai yang ketiga kalinya masih juga kepengen begitupun dengan adik saya. Ya sudahlah nanti saya pesan lagi kursinya, he-he,” kenang Kunto saat meninjau persiapan pameran, kemarin.

( Anggun Puspita , Modesta Fiska/CN19 )
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/pendidikan/newsdetail/48500/Pat-Gulipat-Si-Meja-Mertua

Categories: FURNITURE
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: